Sale!

Buku Pengkhianatan Syiah Dan Pengaruhnya dalam Kekalahan Umat Islam

Rp 35,000 Rp 28,000

Description

Sejarah adalah himpunan peristiwa-peristiwa dari masa lalu yang merupakan sumber informasi tentang segala hal positif mahupun negatif. Kekayaan sejarah menjadi asset umat manusia untuk belajar banyak hal tentang kehidupan. Maju dan mundurnya suatu bangsa atau peradaban sangat bergantung sejauh mana sejarah itu digali. Megahnya bangunan sejarah kerana ada perancang dan pelaksananya. Robohnya bangunan sejarah kerana ada penghancurnya, sama ada datang dari faktor dalaman mahupun luaran. Demikian pulalah yang terjadi terhadap sejarah peradaban Islam.

Sejarah Islam telah ditulis dan dibukukan oleh sejarawan muslim dan non muslim. Di antaranya adalah buku History of Civilization karya Will Durant, Taariikh al-Umam wal Muluk karya Imam Ath-Thabari rahimahullah (Wafat: 310H), Taariikh al-Islaam karya Al-Hafiz Adz-Dzahabi rahimahullah (Wafat: 748H), Al-Bidayah wan-Nihayah karya Al-Hafiz Ibnu Katsir rahimahullah (Wafat: 774H), dan selainnya.

Penulisan sejarah lebih banyak bersifat pemaparan kronologi dan sedikit yang bersifat analisa kritis seperti kitab Marwiyat Abi Mukhnaf fi Taariikh Thabari karya Dr. Yahya Ibrahim Yahya atau Hiqbah minat Taarikh karya Dr. Utsman Al-Khumais. Adapun manipulasi sejarah dalam Islam ternyata paling banyak dilakukan oleh kaum Syi’ah terutamanya oleh Al-Mas’udi dalam kitab Muruujudz Dzahab, Abu Mikhnaf dan Saif B. ‘Umar dalam riwayat-riwayat Ath-Thabari dan sebagainya.

Manipulasi ini tidak lepas dari perilaku kaum Syi’ah (Rafidhah) sendiri, sehingga serasa berbicara tentang sebuah realiti yang aneh. Dari aspek “genetik”, kaum Syi’ah lahir dari rahim sejarah ummat Islam hasil campur-tangan Yahudi. Tetapi hakikat ekspresi dan eksplorasi kehidupan mereka, terpisah dengan jarak yang amat jauh dari nilai-nilai Islam. Kalau mungkin dapat diungkapkan, “Mereka itu teman, tetapi sekaligus musuh yang sangat sengit.” Sikap anti kaum muslimin terhadap Syi’ah bukan-lah tanpa alasan dan bukan juga suatu yang diada-adakan. Sejarah panjang selama ribuan tahun telah memberikan segudang pelajaran dan peringatan berharga. Betapa banyak darah tertumpah, air mata bercucuran, serta penderitaan yang cukup pedih menimpa umat Islam (Ahlus Sunnah), sebagai buah dari pengkhianatan-pengkhianatan ini.

Syi’ah adalah kaum yang bertanggung-jawab atas kematian Al-Husain B. ‘Ali radhiyallahu ‘anhuma di Karbala; Mereka mengkhianati Khalifah Harun al-Rasyid; Mereka membukakan pintu bagi Khulako Khan, Kaisar Tartar, untuk menghancurkan Daulah ‘Abbasiyyah di Baghdad; Mereka mengkhianati Sholahuddin al-Ayyubi; Mereka memusuhi Daulah Saljuk dan Turki Utsmaniyah; Juga termasuk pengkhianatan Syi’ah modern yang konon berprilaku seperti muslim; namun dari sikap hati, mereka tidak segan-segan menikam, melibas, menindas, serta memporak-porandakan kehidupan umat Islam.

Buku Pengkhianatan-Pengkhianatan Syiah, karya Dr. Imad Ali ‘Abdus Sami’ ini adalah merupakan dokumentasi berharga yang memuatkan catatan-catatan kelam sekitar pengkhianatan-pengkhianatan kaum Syiah di sepanjang sejarah Islam.

Sebelum memaparkan peristiwa-peristiwa pengkhianatan Syiah sepanjang sejarah, ada baiknya menjawab pertanyaan penting: Mengapa tokoh Syi’ah suka berkhianat? Dr. Imad Ali ‘Abdus Sami’ selain membentangkan dengan panjang lebar dalam bukunya  sekitar fokus “Pengkhianatan-Pengkhianatan Syiah”, beliau turut menjelaskan kafirnya kaum Syi’ah. Dan hal ini besumber dari aqidah mereka yang telah rosak parah.

Sebagai tambahan bukti tahun-tahun terakhir pengkianatan Syi’ah:

  1. Kerja sama Iran, Amerika, dan Zionis Israel dalam jual-beli senjata yang terkenal dengan skandal “Iran Kontra” sekitar akhir tahun 80-an. Iran bersedia membebaskan 52 tentera AS dengan syarat cukup mudah, yakni AS cukup mengirimkan senjata anti-tank ke Iran bagi tujuan menghadapi Iraq dalam perang Iran-Iraq. Di pihak Bush langsung setuju bahkan memberikan tambahan bonus sebesar 40 juta dolar AS. Di antaranya agen Mossad Israel yang terlibat dalam penyaluran senjata AS ke Iran, Ari Ben Menashea yang tanpa diduga memberikan kesaksian, juga dokumen PM Iran, Bani Sadr yang mengindikasikan tentang kehadiran Bush. Bahkan ada yang merinci yang menyebutkan 13 dokumen jual beli senjata antara Iran dan Israel. Anda cari di youtube video para pembesar iran, amerika, israel duduk satu meja dalam pembicaraan hangat cukup membuktikan hubungan itu masih berlangsung sampai sekarang.
  1. Begitu pula pembantaian Syiah Iraq bekerja sama dengan tentara Amerika. Dr. Harits Adh-Dhori melaporkan jumlah Ahlus Sunah Iraq yang terbunuh mencapai 200 ribu orang, 100 ribu dibunuh Syiah dan 100 ribu lainnya dibunuh oleh tentera Amerika. Kaum Syiah ketika membunuh ulama dan para khatib ahlus sunah dengan cara yang cukup sadis, iaitu dengan cara memotong-motong anggota tubuh dan mencongkel mata dengan besi panas sebelum dibunuh. Bahkan para pembesar Iran di Qum dan Bashrah menyatakan kalau tidak kerana Syi’ah, nescaya Kabul dan Baghdad tidak akan jatuh.
  1. Begitu pula pengkhianatan Syiah di Bahrain, Yaman (masih ingat akhir Disember 2011), penyerangan mereka di wilayah umat islam ahlussunnah menewaskan puluhan orang di daerah tersebut, termasuk pelajar yang dari Malaysia, juga Indonesia), Saudi Arabia, Pakistan, dan lain-lain adalah bukti nyata dari kekejaman Syi’ah. [Hak cipta Atsar Enterprise, www.atsar.ilmusunnah.com. Tidak dibenarkan membuat salinan tanpa kebenaran]

Additional information

Weight 0.25 kg
Dimensions 21.6 × 14.7 cm
Penerbit

Pustaka Al-Kautsar

Penulis

Dr. Imad Ali 'Abdus Sami'

Kode Buku

BK-750

Halaman

216 Halaman

Cover

Soft Cover

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Buku Pengkhianatan Syiah Dan Pengaruhnya dalam Kekalahan Umat Islam”

Your email address will not be published. Required fields are marked *